UNTUKMU

karya wiji 


Untukmu

Pak, aku hanya seorang anak kecil didepanmu.

Tak kunjung aku memenuhi harapanmu.

Selalu memutar otak untuk bagaimana aku tak merepotkanmu.

Tapi masih saja, aku hanya anak kecil yang tak kunjung membahagiakanmu.


Untukmu

Buk, mungkin aku adalah anak yang durhaka,

Yang selalu menjadi alasanmu untuk meneteskan air mata.

Aku merasa gagal, menjadi harapan untukmu.

Lagi dan lagi aku menjadi alasan untuk setiap air matamu.


Untukmu

Teman-teman, maaf kalau aku membuat kalian marah, kalian kesal, kalian merasa dirugikan atas adanya aku.

Aku tak mengapa kalian jauhi, kalian benci, kalian maki, aku tak mengapa.


Namun,

Bapak, Ibuk, teman-teman dan semuanya.

Aku disini sudah berusaha, aku disini juga sudah tak tahu lagi harus berbuat seperti apa? 

Aku hanya seorang manusia, yang tak luput akan salah dan dosa. 

Apapun yang pernah aku lakukan pada kalian, aku harap kalian dapat memaafkan ku.


Untukmu, maaf!