CATATAN JUANG
karya Wiji
Arghhhhh begitu polos kala itu
Kau rayu aku dengan embel-embel keadilan
Aku terayu oleh tutur katamu untuk menciptakan sebuah keadilan
Namun, terlalu polos kala ituu
Aku terhasut untuk menegakkan keadilan
Tanpa tau sebusuk apa kebenaran
Aku terperosok ke dalam jurang kemunafikan
Hingga aku tau bahwa dalih ini adalah peralihan
Aku dipilih menjadi seorang terpandang
Tanpa tahu dibalik kemenangan
Tanyamu? "Mana uang terimakasih?"
Jawabku dalam angan! "Busuk sekali mulutmu hingga kau minta sebagian poros keuangan dengan dalih kemajuan!"
didalam sistem yang kau sebutkan
Kalimat perayu yang penuh dusta
Kau ucap tanpa ragu akan dosa
Aku mengutuk kebajikanmu yang seakan tak mengenal hukum dunia
Hingga lupa hukum diatas sana
0 Komentar