Keteateran merupakan divisi inti dalam Teater KaNda, tempat seluruh anggota belajar dan berproses dalam berbagai aspek teater. Dalam divisi ini, kita akan menjalani berbagai latihan seperti olah tubuh, olah rasa, dan olah vokal. Di sinilah anggota akan mempelajari berbagai keterampilan mulai dari keaktoran hingga pementasan. Mereka akan diajari cara membedah atau membuat naskah, menjadi seorang aktor yang baik, mengarahkan sebagai sutradara, menjalani proses latihan yang intens, serta melakukan observasi dan riset mendalam.
Proses keteateran ini merupakan keharusan bagi seluruh anggota Teater KaNda. Melalui proses ini, anggota tidak hanya belajar menemukan dan memahami karakter diri sendiri, tetapi juga mempelajari karakter orang lain dan lingkungan sekitar. Ini menjadikan anggota teater lebih peka terhadap sekeliling mereka, baik itu manusia maupun alam.
Ada banyak manfaat yang diperoleh dari berproses dalam teater. Pikiran menjadi lebih plong, tubuh lebih bebas bergerak, dan kepercayaan diri meningkat. Anggota juga menjadi lebih kreatif, imajinatif, dan memiliki kemampuan eksplorasi diri yang tinggi serta jiwa berkarya. Semua ini berdampak positif pada diri setiap anggota, membuat mereka lebih mudah beradaptasi dalam kehidupan sehari-hari.
Proses keteateran dilakukan dua kali dalam seminggu, namun seringkali latihan ini bisa dilakukan setiap saat sesuai kebutuhan. Teater KaNda menekankan pentingnya proses karena melalui proses itulah anggota dapat mengembangkan diri, potensi, dan karakter mereka. Dengan proses yang berkelanjutan, anggota Teater KaNda menjadi pribadi yang lebih siap menghadapi berbagai tantangan dalam hidup.
0 Komentar