Teater Kanda menjadi salah satu pengisi acara dalam pementasan Install Ulang Surawana Lewat Jalan Memutar, sebuah pertunjukan yang digelar pada 24 November 2024. Acara ini berlangsung di Candi Surowono, Kediri, dengan memanfaatkan latar belakang candi sebagai elemen penting dalam cerita yang dibawakan. Dalam kesempatan ini, Teater Kanda diwakili oleh Dulur Akib, Dulur Tsania, Dulur Dimas, dan Dulur Zaka. Meski waktu persiapan mereka terbilang singkat, kurang dari dua minggu, pementasan ini tetap mampu memukau para penonton dan berjalan dengan sukses.

Acara ini tidak hanya menampilkan Teater Kanda, tetapi juga melibatkan berbagai komunitas seni lain yang turut meramaikan pertunjukan. Beragam kelompok seni tersebut bersatu dalam satu panggung untuk menghadirkan interpretasi kreatif tentang kisah sejarah yang tertuang dalam relief Candi Surowono. Pertunjukan ini menjadi medium eksplorasi yang menggugah, menghubungkan seni teater dengan kekayaan sejarah lokal.

Konsep acara ini diinisiasi oleh mahasiswa Teater ISI Surakarta, yang memiliki visi untuk menghidupkan kembali kisah-kisah sejarah melalui seni pertunjukan. Dengan pendekatan teatrikal, relief-relief di Candi Surowono diceritakan ulang melalui sudut pandang yang baru dan segar. Pertunjukan ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga menjadi sarana edukasi tentang nilai-nilai sejarah dan kebudayaan yang mungkin mulai terlupakan oleh generasi muda.

Selain sebagai sebuah karya seni, acara ini juga menjadi momen penting untuk mempererat silaturahmi antar komunitas seni, khususnya di Kediri. Kolaborasi antar kelompok menciptakan suasana keakraban yang menguatkan hubungan antar seniman. Kegiatan semacam ini juga menunjukkan bagaimana seni bisa menjadi jembatan untuk membangun solidaritas dan memperkaya iklim seni di daerah.

Melalui Install Ulang Surawana Lewat Jalan Memutar, seni teater tidak hanya menjadi alat ekspresi, tetapi juga menjadi medium untuk melestarikan dan mempopulerkan sejarah. Pertunjukan ini menegaskan bahwa seni memiliki kekuatan untuk menghidupkan kembali narasi lama dengan cara yang relevan bagi masyarakat masa kini. Bagi Teater Kanda dan para peserta lainnya, ini bukan sekadar panggung pementasan, melainkan juga wujud kontribusi nyata untuk menjaga warisan budaya lokal.