PEMENTASAN JANGKA JAYABAYA
Pementasan ini
menjadi salah satu sorotan dalam acara Silaturahmi Budaya yang digelar
di Pendopo Pare. Teater Kanda membawakan pertunjukan bertema sosial yang
menggugah kesadaran, dengan mengangkat isu hilangnya moral dan adab di
masyarakat modern. Naskah yang ditampilkan mengaitkan nilai-nilai dalam ramalan
Jayabaya, yang konon memprediksi kerusakan dunia, dengan kondisi nyata saat
ini. Dengan gaya penceritaan yang kuat, pementasan ini berhasil menyampaikan
pesan mendalam tentang bagaimana manusia perlu kembali merenungi nilai-nilai
luhur yang mulai terkikis.
Penampilan ini
semakin istimewa berkat akting yang memukau dari Dulur Zaka, Dulur Avriel, dan
Dulur Dimas. Mereka mampu menghidupkan karakter dalam naskah dengan emosi yang
kuat dan ekspresi yang menyentuh hati penonton. Naskah tersebut ditulis oleh
Dulur Zaka, yang terinspirasi oleh fenomena sosial yang mengkhawatirkan,
seperti merosotnya moralitas, kerusakan lingkungan, dan konflik antarindividu.
Bersama Dimas dan Avirel, ia mengembangkan naskah tersebut menjadi sebuah karya
yang tidak hanya bernilai seni, tetapi juga menyampaikan kritik sosial yang
relevan. Hasilnya, tepuk tangan meriah mengiringi akhir pertunjukan sebagai
apresiasi dari para penonton.
Acara Silaturahmi
Budaya yang berlangsung pada 28 September ini menjadi wadah yang
mempertemukan berbagai komunitas seni dan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) teater
dari seluruh Kediri. Dengan kehadiran berbagai kelompok seni, suasana acara
menjadi semarak dan penuh semangat kolaborasi. Tidak hanya menjadi ajang
menampilkan karya, acara ini juga menjadi momentum bagi para seniman untuk
saling berbagi pengalaman, mempererat hubungan antar komunitas, serta membangun
iklim kesenian yang lebih hidup dan subur di Kediri.
Lebih dari
sekadar hiburan, pementasan Teater Kanda dalam acara ini menjadi refleksi bagi
penonton tentang kondisi zaman yang semakin kompleks. Nilai-nilai sosial yang
tergerus oleh modernitas menuntut perhatian dan tindakan nyata. Melalui
pementasan ini, Teater Kanda mengingatkan bahwa seni bukan hanya soal estetika,
tetapi juga tentang menyuarakan isu-isu penting untuk membangun kesadaran
bersama. Silaturahmi budaya ini pun berhasil menunjukkan bahwa seni adalah
jembatan yang kuat untuk menyatukan masyarakat dalam keberagaman.

0 Komentar