Hidup dari Sebatang Kayu
Karya : Wiji Pirmansah
Aku hidup dari Sebatang Kayu
Hidup sebatang kara
Tanpa ada harapan nyata
Pagi sang Surya mulai menyinari
harusnya tak ada yang layu bukan?
Kayu jati dibelantara hutan,
ku ambil beberapa kala itu
Naas, aku kau tuding !
Dengan pidana tanpa pandang bulu
38 kayu jati, hanya ingin kupakai tuk hidup
Kau jadikan itu tuk mempidanaku
Lihatlah diriku ini yang mulia
Aku cuma ingin bertahan hidup
Tapi... Kenapa begitu kejam hukum ini tuk diriku yang mulia
Bagi kami rakyat kecil ini cukup kejam
Tapi mengapa... Kasus-kasus besar yang jelas-jelas merugikan negara ini
Hukumnya tumpul yang mulia
Jadi benar kata pepatah
Hukum negara ini tumpul keatas, tapi tajam kebawah
Bukankah begitu yang mulia
Aku yang hidup dari Sebatang kayu
Ikut andil dalam bersuara
0 Komentar